Bangun Semangat Jiwa Kepemimpinan, Forum Pelajar Lampung Kabupaten Lampung Selatan Adakan Latihan Kepemimpinan Pelajar!
FPLS NEWS - Sabtu, (17/02/2024) Forum Pelajar Lampung Kabupaten Lampung Selatan mengadakan kegiatan Latihan Kepemimpinan Pelajar Lampung (LKPL) yang dilaksanakan di Aula Rajabasa, Kalianda, Provinsi Lampung
Kegiatan ini mengusung tema, "Membangun Pemimpin Muda yang Idealis, Berintegritas dan Kompetitif." Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini diikuti oleh kurang lebih 114 peserta dari berbagai sekolah di Kabupaten Lampung Selatan.
Kegiatan ini didukung oleh Dinas Pendidikan, Dinas Kepemudaan dan Olahraga, dan DPD KNPI Lampung Selatan.
Kegiatan ini dihadiri oleh Bapak Asep Jamhur, S.E., M.M., selaku Kepala Dinas Pendidikan, Ibu Yuralina Verawaty, selaku perwakilan dari Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Bapak Merik Havit, S.H., M.H. selaku perwakilan dari DPD KNPI Lampung Selatan, Bapak Bambang Hermanto, selaku Kepala OJK Provinsi Lampung, dan Ricky Rachman Nursa, S.T., selaku Founder Gebyar Pelajar Lampung.
Kegiatan LKPL ini dibuka oleh Bapak Asep Jamhur, S.E., M.M., selaku Kepala Dinas Pendidikan. Dalam sambutannya, Beliau, "Semoga kegiatan LKPL ini ke depannya dapat dihadiri oleh banyak peserta lagu dari beratus sekolah dari SMP dan SMA di Lampung Selatan."
Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membantu para pelajar agar bisa membangun diri sendiri dengan benar dan dapat menjadi pemimpin yang bijaksana.
Kegiatan ini dilaksanakan dengan baik dan tertib. Peserta menunjukkan rasa semangat dan antusiasme yang baik.
Kegiatan ini diisi oleh beberapa materi yang disampaikan oleh pemateri yang mahir dalam bidangnya. Materi pertama, yaitu tentang Kelembagaan OJK dan Literasi Keuangan yang disampaikan oleh Pak Dwi Krisno Yudi selaku Analis OJK Provinsi Lampung. Dalam materinya, Pak Dwi menyampaikan tugas dari OJK adalah mengatakan, melindungi, dan mengawasi hal-hal yang berbau keuangan/finansial.
"Tugas Otoritas Jasa Keuangan adalah mengatur, melindungi dan mengawasi. Kita harus bisa mengelola keuangan dengan baik dan benar agar tidak tertipu dengan investasi illegal. Untuk mencapai itu, kita memerlukan pengetahuan, keterampilan, dan keyakinan tentang pengelolaan keuangan," tutur Pak Dwi dalam sambutannya.
Materi kedua mengambil tema tentang Character Building yang dibawakan oleh Kak Asha Ridhayana, S.Hut. Beliau mengatakan, generasi mudah perlu membangun self control yang baik.
"Faktor terbesar untuk melakukan kenakalan remaja/hal buruk adalah diri sendiri yang disebabkan oleh hilangnya self control. Karena seketat apapun peraturan lingkungan kita, jika kita tidak bisa mengendalikan diri kita, maka tetap saja kita akan melakukan hal-hal tersebut. Diri kita sendirilah yang menentukan jalan dan nasib hidup kita," tutur Kak Asha dalam membawakan materi Character Buildingnya.
Materi ketiga yaitu Leadership yang dibawakan dengan sangat menarik oleh Kak Ricky Rachman Nursa, S.T. Tidak hanya menyampaikan materi, Kak Ricky juga mengajak peserta untuk bernyanyi bersama dan memaknai sesuatu dari lagi tersebut.
Dalam materi leadershipnya, Kak Ricky menyampaikan bahwa seorang pemimpin adalah ke yang telah selesai dengan diri mereka sendiri.
"Pemimpin adalah orang yang telah selesai dengan diri mereka sendiri. Pemimpin adalah orang yang bisa menempatkan dirinya dengan benar saat memimpin dan dipimpin. Kita pun harus bisa memimpin diri sendiri terlebih dahulu."
Peserta menikmati suasana kegiatan dengan sangat baik. Ratu Florencia, sebagai salah satu peserta tersebut mengatakan bahwa, "Alhamdulillah dalam kegiatan LKPL ini saya dapat menambah wawasan saya dan juga menambah ilmu yang sebelumnya belum pernah saya pelajari dan belum pernah saya dapatkan sebelumnya." Ia pun memiliki kesan dan pesan yang baik untuk kegiatan ini, "Terima kasih kepada seluruh panitia karna kalian, acara ini berjalan lancar. Harapannya semoga kedepannya di LKPL yang selanjutnya akan menjadi lebih baik lagi," ungkapnya.
Indi Damayanti selaku Ketua Pelaksana mengungkapkan bahwa persiapan kegiatan ini tidak sampai satu bulan. "Untuk persiapannya sepertinya enggak sampai satu bulan dan bisa dibilang itu sangat mepet sekali karena kita harus mencari sponsor untuk pendanaan kegiatan ini, selain itu kita juga harus mencari target peserta dari masing masing sekolah SMA, SMK/sederajat sekabupaten lamsel," ungkapnya. "Kegiatannya berjalan dengan lancar, baik dan bagus dan para peserta juga sangat antusias mengikuti setiap kegiatannya, tapi mungkin ada sedikit kekurangan yang harus kita jadikan evaluasi dan perbaikan untuk event event selanjutnya."

Komentar
Posting Komentar